Roman Scandal [Epilog]

RomanScandal

Roman Scandal, by Keiko Sine

Genre: Romance – Marriage Life – Riddle || PG-NC

Chaptered

Casts:

Kim Taeyeon, Oh Sehun, Cho Kyuhyun

Others.

DO NOT COPY OR PLAGIARIZE!

STORYLINE AND POSTER BELONG TO KEIKO SINE.

“My mind is not changed from the very first, but my heart is now full of wounds because of you.”

 

[Epilog]

13-Juli-2018

Setahun kemudian…

“Dari semua foto pernikahanmu kenapa harus memajang foto saat wajah Sehun datar seperti ini, Taeng?”

Yang diprotes sedang sibuk memasang frame besar foto pernikahannya di sebuah rumah mewah yang telah ia huni setidaknya setahun belakangan ini. Sedikit terkekeh melihat ekspresi kesulitan Jinwoo menempelkan paku di dinding.

“Sempurna!” katanya bergumam puas sebelum menatap JInwoo yang terlihat baru selesai memasang satu paku di bilah dinding. “Memang sejak kapan wajah Sehun tidak datar seperti kulkas berjalan, huh?”

Lelaki yang telah berbaik hati membiarkan Taeyeon bekerja di boutiquenya itu terkekeh pelan, merasa benar akan pernyataan Taeyeon. “Hahaha benar juga… eng… ngomong-ngomong, apa benar kau akan kembali ke Korea sebentar lagi?”

“…” Taeyeon tak langsung menjawab, wanita itu melirik Jinwoo dengan penuh keragu-raguan sebelum mengangguk pelan.

“Hhh… kenapa kalian tidak memutuskan untuk tinggal di sini saja? Bukankah kau pernah bilang kalau kau sangat menyukai Osaka? Ada aku Mommy juga di sini.”

“Hahahaha….”

“Yak— kenapa malah tertawa?” Jinwoo berjengit ketika kalimatnya malahdijawab dengan sebuah tawa oleh Taeyeon.

“Jinwoo-ya, apa kau tidak pernah merasa kalau kau juga harus mengambil napas ketika berbicara?” Taeyeon kembali terkekeh ketika melihat Jinwoo menggerakka bibirnya beberapa kali seperti mencaci, namun lelaki itu tak mengeluarkan suara sama sekali. Sangat imut menurutnya.

“Sudahlah… kalian memang tidak pernah mengerti aku dan Mommy.”

 

#Petakk

Dengan tiba-tiba Taeyeon menjitak kepala lelaki yang dia rasa sangat cerewet itu. “Yak— Kim Jinwoo kenapa kau mendadak menjadi melenkolis seperti ini, huh? Aku…” ucapnya sambil menunjuk diri sendiri. “…dari awal memutuskan ke Jepang adalah untuk berobat, bukan begitu?”

Lelaki yang lebih muda empat tahun darinya itu mengangguk singkat.

“Aku juga sangaaat berterima kasih kepadamu dan Mommy yang sudah merawatku sejak kedatanganku kemari. Tapi— yang namanya rencana sejak awal memang sudah tidak bisa diubah lagi. Kau tahu bagaimana sifat Sehun, ‘kan?”

 

Jinwoo semakin menunduk, dia rasa sepupunya si albino jelek itu memang sangat beruntung dapat mempunyai istri cantik dan sangat perhatian seperti Taeyeon. Bukankah hal itu sangat egois untuk memaksa Taeyeon pulang ke Korea dimana di sana banyak menyimpan kenangan buruk bagi wanita ini. Dan— malah meninggalkan kesenangannya di Osaka hanya karena menuruti bisnis suaminya itu.

“Sudahlah… aku akan menjemput Mommy, sebentar lagi makan malam.” Ujarnya singkat lalu meninggalkan ruang tengah tanpa menoleh ke arah Taeyeon sedikitpun.

Sedangkan Taeyeon mendesah pelan, memang akan sedikit sulit untuk melepaskan apa yang sudah nyaman berada di sisi kita. Dan pasti hal tersebut yang sedang dirasakan oleh Jinwoo.

.

.

.

-Roman Scandal-

.

.

.

Cklek…!

“Aku pulang.”

Biasanya dia hanya akan melihat sang Tante saat pulang bekerja. Entah Tantenya akan bernyanyi manja sambil memasak, bermain dengan anjing peliharaannya Meokmul atau mengobrol dengan Jinwoo adalah pemandangan yang selalu menyapanya sepulang kerja. Pria tampan itu pun cenderung langsung masuk ke dalam kamar dan beristirahat.

Berbeda dengan malam ini.

Karena saat kakinya melangkah masuk ke dalam rumah. Maka terlihat kecintaannya sedang sibuk di dapur.

“Astaga Taeng. Garamnya terlalu banyak.”

“Bagaimana ini Mom…Pasti sangat asin.”

“Tambahkan air nak.”

Yang memakai apron pink terlihat gugup sementara yang menggunakan apron kuning dengan sabar mengarahkan. Membuat si pria tampan menatap gemas pada sosok mungilnya yang jelas sedang belajar memasak karena statusnya sudah berubah dari seorang single menjadi seorang istri-..istrinya.

“Mom, apa ini sudah matang?”

eoh…Kau bisa mematikannya Taeng.”

Dia pun tersenyum gemas melihat interaksi saudara kandung Ibunya yang telah ia anggap sebagai Mommynya itu dan istrinya. Membuatnya sengaja berjalan dalam diam sebelum

Chu…!

“Malam Mom.”

“Astaga Sehunna!”

Sang model –Kim Sora- cukup terkejut saat pipinya dicium oleh sang putra. Membuat Taeyeon yang sedang memindahkan sup dari panci ke piring tersenyum senang sebelum menyambut suaminya.

“Sayang.”

“Hey cantik. Sedang belajar memasak?”

Sehun beralih pada istrinya. Mencium pipinya sekilas sebelum berdiri di belakang Taeyeon. Meletakkan dagu di pundaknya dengan tangan yang tentu saja langsung menjamah tubuh mulus istrinya. “eoh… Aku memasak banyak makanan kesukaanmu. Benarkan Mom?”

“Taeyeon sudah melakukannya sejak sore tadi. Cepat ganti baju dan kita bisa makan bersama.”

Araseo…”

Sehun menjawab asal saat ini. satu-satunya hal yang membuatnya lapar adalah tubuh sang istri, jadi jangan salahkan dirinya saat bau sedap benar-benar menempel di tubuh Taeyeon yang membuatnya sangat bersemangat.

“Oh Sehun! Tidak bisakah kau berhenti menjamah istrimu? Kalian bahkan baru pulang dari kantor. Baumu itu sangat tidak enak, kau tahu?” Kini suara asing dari belakangnya membuat ketiga orang yang ada di dapur seketika menoleh.

“Yak— apa kau bilang, bau?”

“Iya. Kau sangat bau Oh Sehun, weeekkk.” Jinwoo menjulurkan lidahnya dengan niat ingin mengejek Sehun, namun yang ada lelaki imut itu malah terlihat sangat kekanakan.

“Anak ini benar-benar…!”

Setelah perdebatan kecil mereka, akhirnya makan malam pun siap dengan beberapa makanan seafood khas Jepang yang sengaja dimasak oleh model berdarah Korea yang memulai karirnya di Jepang itu.

“Aku takut akan sangat merindukan makanan buatanmu, Mom.” Ujar Sehun setelah berhasil menyeruput kuah baso ikan yang ada di mangkuknya.

Kim Sora tersenyum, “Meskipun kau pulang nanti, jangan ragu untuk berkunjung kemari dan makan masakan Mommy, Sehun-ah.”

..

..

..

“Sayaang… kau tahu dimana kaos hitam Izroku?” teriak Sehun dari dalam kamarnya yang masih dapat Taeyeon dengar dari arah dapur.

“O-Ohh… kaos hitam?” ulang Taeyeon sembari mematikan keran air yang ia gunakan untuk mencuci piring. “Ada di lemari bawah, Hun-ah. Mom.. Aku akan membantu Sehun dulu.” Ujar Taeyeon.

“Baiklah, biar Mommy yang akan menyelesaikannya.”

Taeyeon berjalan ke kamar mereka. Menemukan isi lemari yang sangat berantakan ketika Sehun hendak menutupnya.

“Aku menemukannya, he he he…” ucap Sehun sembari mengangkat kaos yang ia cari diakhiri dengan tawa garingnya yang berhasil membuat Taeyeon menggelengkan kepalanya.

“Dasar laki-laki… memang tidak bisa dicari dengan pelan-pelan?”

“Aku sudah… tapi akan sulit jika tidak mengangkat baju yang lain.” Dan tanpa tahu malu diapun merangkul mesra pinggang istrinya. Tak sabar ingin melakukan kegiatan mesra bersama istrinya yang telah ia tahan selama pengobatan istrinya berjalan selama ini.

“S-sehun-ah…” ujar Taeyeon gagap sebelum—

 

BLAM…!

Sehun menendang tak sabar pintu kamarnya, lalu menguncinya dari dala. Segera menarik lengan sang istri ke dinding kamar dan mulai memojokkan tubuh mungil Taeyeon untuk segera bisa ia cium. Keduanya bertatapan sejenak sebelum seringai terlihat di wajah pria tampan “Aku selalu ingin menyentuhmu sayang. Bolehkah?”

Taeyeon menyusuri wajah tampan suaminya dengan jari telunjuk. Terus menelusuri sampai bawah hingga dengan nakal melepas kancing kemeja suaminya “Tentu saja boleh. Aku selalu menyukai sentuhanmu.” Katanya mengerling nakal sesekali mengusap dada Sehun yang dipenuhi otot sempurna.

Sehun pun terpaksa memejamkan mata sebelum mengerang tertahan karena sentuhan istrinya “Aku benar-benar tidak bisa menahan diri lagi sayang.”

“Aku juga.”

Bersamaan dengan jawaban Taeyeon, maka menyatulah dua bibir yang terengah akan nafsu. Sehun menciumnya agak kasar dengan kecupan Taeyeon yang membalasnya. Dua bibir itu terus berbenturan di mana yang satu terus menghisap sementara yang satu terus membuka bibir memberikan akses.

nghh—Sehunna..ahh..”

Tangan yang memiliki otot kekar itu pun tak tinggal diam. Dilepasnya kasar gaun rumahan berwarna pink yang mengganggu, lalu kemudian melepas kontak bibir mereka untuk membuka kancing gaun atas sang istri.

Keduanya cukup terengah karena ciuman mereka, untuk Sehun-…Melihat bibir Taeyeon membuka untuk mencari nafas adalah hal yang sangat seksi untuknya, membuatnya semakin ganas mencumbu bibir mungil itu sebelum perlahan turun mengecupi leher sang istri.

sayang..ngghh..”

Taeyeon secara refleks mendongakan leher saat Sehun menciumi lehernya. Memberikan akses sebanyak mungkin agar tanda biru yang baru kembali dibuat sang suami di lehernya.

rrhh—Sayang!”

Tangannya yang bebas pun memiliki pekerjaan untuk menelusup ke gaun bawah sang istri. Diusapnya dengan gemas area tersensitifnya yang sudah mengeluarkan cairan precum nya sebelum

Jleb..!

Akh—!”

Sehun sengaja memasukkan jari tengahnya. Membuat tubuh Taeyeon mengejang antara sakit dan nikmat saat seluruh lubangnya telah setengah penuh oleh jari suaminya “Relax sayang.” Sehun berbisik menenangkan sang istri sementara bibirnya mulai mengecupi bertubi bibir Taeyeon yang terengah.

Membuat Taeyeon terbiasa dengan sensasinya adalah hal yang dia lakukan untuk membuat sang istri semakin bergairah. Dan setelah mengerjai lubang Taeyeon dengan jari tengahnya, tangan besarnya kini mengusap lembut area klitoris yang masih berbalut celana tidur tipis yang digunakan sang istri.

Membuat gerakan menggoda hingga Taeyeon tak kuasa berdiri dan merangkul erat lehernya meminta bantuan agar tidak jatuh lemas ke lantai “Sayang—mhhh!”

“Apa sayang? Kau menyukainya?”

y-ya! Sangat suka.” Katanya mengigit telinga Sehun hingga menimbulkan gairah baru untuk sang suami.

Sehun pun ingin segera melepaskan gairahnya. Di cengkramnya kuat pinggang sang istri sementara bibirnya mulai melumati lagi bibir mungil Taeyeon. Lidahnya bergerak kasar menyusuri rongga mulut sesekali menghisap kuat bibir bawah istrinya.

Membuat ingin rasanya Taeyeon mengeluarkan gairahnya jika tidak mengingat ada hal yang harus dia dapatkan dari sang suami.

sayang…!”

Di sela-sela ciuman suaminya, Taeyeon meronta. Memaksa dua tubuh bergairah itu berhenti sejenak untuk mengambil kesempatan dalam gairah keduanya.

“Ada apa? Aku sudah tidak tahan.”

Sehun mencoba mencium bibirnya lagi namun Taeyeon menolaknya. Membuat si pria tampan mulai terganggu tak mengerti apa yang diinginkan istrinya “Aku akan segera melayanimu sungguh. Tapi janji satu hal padaku.”

huh?”

“Setelah ini kau akan mengabulkan apapun yang kuinginkan.” Katanya menggoda sang suami dengan usapan nakal di dadanya. “nghh—S-Sehun-aahh!”

“Ngghh aahh…” Membuat suara erangan Sehun terdengar saat tangan mungil Taeyeon menelusup masuk kedalam celana kerjanya dan mengusap nakal sesuatu dibawah sana hingga membuat sang empu benar-benar tegang sempurna.

“Hanya itu sayang. Bolehkah?”

Taeyeon mengigit sengaja bibirnya. Membuat kesan seksi menggoda tak terelakan hingga sang harimau tak kuasa lagi menahan gairahnya pada si rusa.

“Terserahmu saja! Aku akan bermain sedikit kasar saat ini.” katanya membalikan paksa tubuh Taeyeon dengan tangan yang membuka kasar celana tidur Taeyeon hingga kini tubuh polos dan mulus Taeyeon menjadi santapan matanya.

“Aku rasa kita perlu menambah satu kali lagi waktu bulan madu kita sayang.”

huh? Kenapa begitu?’

Taeyeon yang sudah pasrah hanya ikut menanggapi asal racauan sang suami. Dia bahkan diam saat jari tengah Sehun mulai mengoyak lubangnya -sudah terbiasa- itulah alasan Taeyeon tidak memekik sakit karena dua bulan bersama Sehun. Bahkan jari dan penis sang suami adalah makanan sehari-hari untuknya sebelum ia menjalani pengobatan di Osaka dan dokter pribadinya melarang untuk berhubungan setidaknya setengah tahun. Tapi— ini sudah dua belas bulan penuh semenjak kepindahannya, dan ini adalah kegiatan mereka yang pertama. Bisakah kalian bayangkan betapa tersiksanya Sehun.

nghhh…”

“Karena aku masih belum puas menjamah tubuhmu. Dan ternyata aku semakin menggilai tubuhmu.”

“Hanya tubuhku?” ujarnya kesal sebelum Sehun mengecup sayang dahinya “Seluruh dirimu sayang. Tapi untuk saat ini bolehkah aku mengatakan hanya tubuhmu.” Katanya jujur sebelum

Sret…!

Sehun menurunkan celana kerjanya sampai lutut. Mengocok asal penisnya sebelum menusuk sekilas penis tegangnya ke celah bokong Taeyeon.

Membuat mata sang istri terpejam erat sementara tangannya hanya mencengkram pasrah dinding kamar sang suami.

“Aku akan langsung. Menungginglah sayang.”

Taeyeon mengangguk mengiyakan. Menunggingkan sedikit bokongnya dengan gigi yang menggigit erat bibirnya adalah hal yang dia lakukan sebelum

SLEB…!

AKH—Sakit-..Sayang sakit.”

ssh…Sebentar lagi terbiasa sayangku. Rasakan lubangmu bahkan sudah menerima penisku sayang. Sabar hmm…”

Sehun membantu mengurangi rasa sakit Taeyeon dengan ciuman. Merasa nafas Taeyeon belum stabil dia pun mengocok pelan payudara sang istri hingga nafas Taeyeon terdengar stabil.

Taeyeon pun menyambut ciuman Sehun. meminta rasa sakitnya dihilangkan dengan menggigit bibir sang suami sebagai pelampiasan.

Dan saat rasa sakitnya berkurang, dia mulai kembali mencengkram dinding dan mengangguk mengijinkan Sehun mulai mengoyak lubangnya “Sekarang sayang.”

Taeyeon mulai memaju mundurkan pinggulnya. Membuat penis Sehun yang berada di dalam lubangnya sedikit keluar sebelum kembali masuk lagi secara sempurna.

Dan untuk Sehun-….Dia benar-benar bergairah saat ini. Melihat Taeyeon menggerakan pinggulnya saja membuatnya bersemangat. Apalagi saat dia menggunakan tenaganya sendiri untuk keluar-masuk di dalam sana –pasti sangat nikmat- begitulah pikiran Sehun.

Memegang pinggang sang istri adalah hal yang dia lakukan sebelum

Sleb…!

Sehun mengulangi gerakannya. Semakin lama tusukannya pun semaki dalam. Penisnya juga semakin tertelan sempurna di vagina sang istri. Membuat dua insan yang baru menikah itu semakin bersemangat meleburkan gairah mereka.

Nyatanya Taeyeon sudah mulai menemukan ritmenya. Jika Sehun mulai mengeluarkan setengah penisnya maka yang dilakukan Taeyeon adalah memundurkan pinggulnya hingga

Sleb…!

ahh—bighhh—baby soo deep!”

Mata Sehun terpejam erat menikmatinya sementara racauan Taeyeon semakin membuatnya menggila.

Dia pun kembali mengubah posisi, ditariknya lengan Taeyeon untuk bertatapan dengannya. Diciumnya sekilas bibir yang terengah itu sebelum mengangkat paha kanan Taeyeon dan—

Sleb…!

nghh—Sehunna!”

Keuntungan posisi ini adalah Taeyeon bisa memeluk suaminya. Walau tubuh bagian bawahnya terus bekerja melayani sang suami setidaknya wajahnya bisa bersembunyi di perpotongan leher Sehun.

Dia membiarkan tusukan Sehun semakin kuat sementara dirinya menciumi tengkuk Sehun. membuat tubuh mereka semakin menyatu dengan bayangan mereka yang terpantul dinding ikut bergerak sesuai dengan yang mereka lakukan saat ini.

Taeng…Sempit sayang—aku suka—nggh-!”

Sehun bahkan masih sempat mengucapkan bualannya. Membuat tubuh Taeyeon semakin meremang saat tubuh atletis suaminya semakin menekannya ke dinding.

akh-..!”

Sehun merubah posisinya lagi. Kali ini dia menggendong Taeyeon. Memojokkan tubuh Taeyeon ke dinding sementara penisnya masih keluar masuk di lubang Taeyeon.

Membuat cakaran terlihat di punggung Sehun mengingat dengan posisi ini Taeyeon semakin tersiksa karena ukuran Sehun akan terasa semakin besar di setiap hentakannya.

nghh…”

Aaahhh… aahhh Sehun-aah…. ini nikmat sayaangg… aahhh...”

Bersamaan dengan Sehun yang membenarkan gendongannya maka semakin dalam pula penis Sehun masuk kedalam lubangnya. Membuat kaki Taeyeon melingkar sempurna di pinggang suaminya sementara bibirnya menggigit kencang pundak Sehun.

“Akhhh… eumm… aahh…”

Bagian terdalam vaginanya pun berkedut lebih ceat seiring dengan hentakan penis Sehun di titik manisnya. Rasanya semakin panas dan nikmat, dan rasa kedutan itu… membuat Taeyeon akan klimaks.

“Aku datang—ngh-..Sayang aku—AAKH….ahhhhhh!”

Aahhh Taeng… ngghh…”

Penis Sehun terasa sangat lembek dan licin dipenuhi cairan Taeyeon yang baru saja mendapatkan klimaks. Dan seperti bayi koala yang lemas. Taeyeon mulai terkulai di gendongannya. Namun jangan katakan suaminya adalah seorang Oh Sehun jika memberikan jeda klimaks saja dia rela.

 

Karena saat Taeyeon masih menikmati klimasknya maka hentakan Sehun semakin cepat membuat tubuhnya bergerak naik turun di gendongan suaminya.

Taeyeon pun secara refleks kembali melingkarkan kuat kakinya. Dia juga mengetatkan lubangnya agar Sehun merasakan nikmat di bawah sana.

Dan benar saja tak perlu waktu lama Taeyeon merasakan kedutan di dalam lubangnya. Gerakan Sehun juga semakin cepat hingga tak lama suaminya mengerang mengatakan

“Aku datang sayang—ngghh…”

AAKH– aaaahhhh…!”

Penuhlah sudah lubang Taeyeon dengan sperma sang suami. Keduanya menikmati sensasi klimaks mereka. Jika Sehun sedang menikmati klimaks sempurna yang ia dapatkan, maka Taeyeon menikmati sensasi hangat sperma Sehun saat membasahi rahim dan mengalir di lubang luarnya. Membuatnya rela untuk berada di dalam posisi ini lebih lama Sampai ia tak tahan dan menggigit gemas hidung suaminya “Sudah puas.”

Sehun terkekeh mendengar pertanyaan Taeyeon. diciumnya bibir sang istri sebelum mencari kursi rias Taeyeon untuk menopang dua tubuh yang kelelahan setelah bercinta “Ini hanya akan bertahan tiga puluh menit.”

“Apa maksudmu?”

Sehun memangku Taeyeon dengan keadaan mereka yang belum terlepas. Mencium sayang tengkuk istrinya yang basah karena peluh sebelum beralih mengecup bibir mungilnya yang terengah. “Karena setelah tiga puluh menit aku akan kembali bergairah lagi.” katanya frontal membuat Taeyeon tertawa mendengarnya.

“Aku akan melayanimu lagi kalau begitu.”

“Benarkah?”

eoh…Tentu saja!”

Taeyeon yang biasanya akan mengeluh jika diminta melayaninya dalam waktu berdekatan. Bukan mengiyakan dengan cepat dan bahkan terlihat bersemangat. Taeyeon bahkan tak merengek lelah seperti biasanya membuat Sehun sedikit curiga sebelum mencium gemas bibir istrinya “Kenapa perasaanku tidak enak.”

eyy..Kau selalu bersangka buruk padaku.”

“Setelah tiga jam edisi terbatas dan lima mobil keluaran terbaru. Kau tidak berniat merampokku lagi kan?”

“Jadi kau menganggapku sebagai pencuri?”

“Iya…Pencuri hatiku.”

ish! Cepat mandi dan bersihkan tubuhmu. Mommy bisa memarahi kita berdua karena terlalu lama di kamar.”

“Aku ingin memelukmu saja.”

Taeyeon menggelinjang kecil saat Sehun mengulum dua nipplenya bergantian. Sesekali tangannya yang bebas memelintir tonjolan pink itu. Nyaris terbawa gairah lagi jika suara yang cukup familiar tidak berteriak memanggilnya

“TAEYEON-AH CEPAT KELUAR ATAU KUDOBRAK PINTU KAMARMU!”

huh?”

Fokus Taeyeon terbagi antara sang suami yang sedang “menyusu” padanya dan suara pria yang baru saja ia temui siang tadi. membuatnya dengan mudah menebak itu suara Jinwoo sebelum Sehun mendengus sangat kesal.

“Apa itu Jinwoo?”

“TAENGG!”

Taeyeon terkekeh saat ini. Mencium cepat bibir cemberut milik suaminya sebelum membenarkan tebakan Sehun “Itu Jinwoo.”

ish!”

Secara refleks Sehun membantu Taeyeon bangun dari pangkuannya. Berjalan menuju pintu kamar sebelum

Klik…!

“S-Sehun-ah kenapa dikunci ganda?”

“Kau boleh keluar setelah aku selesai mandi. Sebelum aku selesai kau hanya akan menunggu di kamar kita!” ujarnya ketus dengan membawa kunci kamar. Membuat Taeyeon tertawa geli menyadari bahwa sebanyak apapun dia memberitahu Sehun bahwa Jinwoo sudah memiliki kekasih maka sebanyak itu pula Sehun hanya akan mencibir kesal padanya.

“Sayang…Jinwoo sudah memiliki kekasih. Dia hanya menganggapku sebagai kakak saja.”

“Lalu?”

“Lalu dia tidak akan menggodaku lagi!”

“Bahkan mahluk astral sekalipun pasti akan tergoda melihatmu.”

“Mahluk astral?”

“YA…Jin, Vampire bahkan semua yang tak terlihat pasti memujamu!”

“Lalu apa hubungannya dengan Jinwoo?”

“Karena dia adalah mahluk astral dari segala mahluk astral! Dia bahkan bisa menusukku dari belakang dan merebutmu begitu saja!”

“Yaishh… Oh Sehun bahkan dia itu adalah sepupumu.”

 

Sehun berjalan ke lemari pakaian mencari handuk bersih namun tak menemukan satu pun. Membuatnya rasa kesalnya semakin bertambah sampai terpaksa Taeyeon yang harus turun tangan menghadapi kekesalan suaminya “Ini handukmu dan berhenti menggerutu.” Katanya mulai memperingatkan Sehun yang bertingkah sangat kekanakan.

“Dia bisa saja merebutmu dariku.”

“Kalau begitu aku akan lari ke pelukanmu lagi.”

huh?”

Taeyeon berjinjit untuk mengecup suaminya. Memasangkan handuk di bagian private sang suami sebelum memaksanya untuk masuk ke dalam kamar mandi “Aku hanya akan hidup bersama satu orang pria dan itu adalah kau….Suamiku! Jadi berhenti menggerutu dan cepat bersihkan tubuhmu.”

Wajah Sehun merona merah saat ini. Ingin rasanya dia ikut menarik tubuh istrinya ke kamar mandi jika tidak mengingat resiko akan bercinta lagi didalam sana. Membuatnya mati-matian menahan diri sebelum mencium sekilas bibir istrinya.

“Aku tenang sekarang!”

“Aku sudah bilang jangan…”

“TAEYEON CEPAT KELUAR!” teriak Jinwoo lagi.

Sehun kembali mendengus kesal mendengar teriakan Jinwoo. Ditatapnya penuh kemarahan si pintu kamar sebelum, “BERISIK! TAEYEON SEDANG SIBUK DENGANKU!”

“LIMA MENIT ATAU KUDOBRAK PINTU KAMARMU ALBINO!”

“LAKUKAN DAN AKAN KUCINCANG TANGANMU!”

“AKU BENAR-BENAR AKAN MELAKUKANNYA”

“AKU JUGA!”

Keduanya bersahutan seperti anjing dan kucing dari luar kamar. Membuat bola mata Taeyeon memutar jengah sebelum memperingatkan sang suami “Ce-pat man-di”

hehehe…”

Sehun menyadari kekesalan Taeyeon, membuatnya berlari cepat masuk ke dalam kamar mandi.

.

.

.

-Roman Scandal-

.

.

.

Setelah berbincang-bincang kecil dengan Jinwoo akan kepulangannya akhir pekan ini, Taeyeon langsung menuju kamarnya dan menemukan punggung sang suami berbaring membelakanginya. Dia bergerak dengan sangat berhati-hati, seolah takut akan membangunkan Sehun karena ia tahu suaminya itu pasti sangat kelelahan. Setelah pulang dari kantor untuk mengurus berkas-berkas kepindahan, Sehun harus memuaskan hasrat nafsunya yang Taeyeon yakin itu pasti melelahkan.

Dengan hanya dengan balutan kaos hitam Oh Sehun bahkan terlihat seperti pangeran saat ini.

“Kenapa hanya berdiri di sana?”

“Huh?” teryata Sehun sudah menyadari keberadaannya. “Ku kira kau tidur.”

“Memang…” Sehun membalikkan badan untuk menghadap ke arahnya, “Tapi aku langsung terbangun saat mendengar suara pintu terbuka.”

Mianhae, telah membangunkanmu.” Taeyeon bergerak medekat dan duduk di samping tempat tidur, mengusap surai hitam suaminya yang masih agak sedikit basah setelah mandi. “Aku— baru saja berbicara dengan Jinwoo, dan… sepertinya dia belum bisa menerima keadaan kalau kita akan pulang di akhir minggu ini.”

Sontak Sehun bangun dari tidurya, namun masih memilih untuk bersandar di headboard tempat tidur. “Lalu?”

“…”

Taeyeon tak menjawab namun tatapan matanya mengatakan kalau ia juga masih ingin berada di Osaka. Jepang telah menjadi rumah keduanya setelah rumah asalnya di Daegu, dan selama ini memang Taeyeon memiliki banyak kenangan menyenangkan di sini.

 

“Taeng… aku mengerti, kemarilah.” Ujarnya lalu menarik tubuh istrinya mendekat, didekapnya tubuh sang istri lalu berbisik pelan. “Kita juga bisa hidup bahagia di Seoul, lupakan kenangan buruk dan ingatlah kenangan manis kita. Apa kau tidak merindukan Appa dan Eommamu? Appa dan Eommaku? Apa kau tidak merindukan Apartment yang kita beli dengan hasil kerja keras sendiri, hm?”

“Sehun-ah… hks— kau membuatku terlihat seolah sangat jahat.”

“Tidak sayang… aku hanya ingin kau bisa bahagia dimanapun kita berada. Dengan begitu, tidak akan ada lagi kenangan yang akan menyakitimu. Percayalah padaku.”

Taeyeon semakin menenggelamkan wajahnya di dada bidang sang suami sambil terisak pelan di sana. Keadaan ini membuatnya seolah menjadi si bodoh yang egois, dan ia tidak suka itu.

“Hm… aku percaya padamu.”

.

.

.

-Roman Scandal-

.

.

.

27-Juli-2018

Dua minggu sudah setelah kepulangan mereka ke Seoul. Keadaan apartment sangat sama bahkan persis setelah mereka tinggal ke Jepang selama setahun belakangan. Mengingat memori, Taeyeon seolah dapat melihat bayangan dirinya sendiri duduk di soa depan televisi, atau bercanda dengan Suaminya tentang keadaan sekitar.

Tak terasa sudah satu tahun lamanya, dan kini mereka berdiri di tepat yang sama pula seperti setahun yang lalu.

Bahkan kedaan jalanan dan toko-toko yang berjejer di depan apartment mereka pun tak terlihat asing sama sekali. Semuanya masih sama.

Taeyeon tersenyum saat mobil yang ia kendarai bersama sang suami melewati sebuah restaurant Tiongkok yang sering ia kunjungi bersama teman-teman sekolahnya, begitu juga bersaa Victoria, dan yang terakhir dengan Cho Kyuhyun.

Taeyeon jadi sedikit penasaran dengan seperti apa penampilan dokter itu sekarang. Apakah dia masih sama kakunya dengan lelaki yang ia temui setahun yang lalu? Atau seperti apa.

Beberapa bayangan masa lalu kembali terputar kilas di kepalanya, bagaikan cuplikan film lama.

Dan saat mobil mereka berbelok di tulisan besar Rumah Sakit Utama Seoul, perasaan familiar hinggap di dada Taeyeon. Mereka pun memasuki lobby dengan saling berpegangan tangan.

“Duduklah, biar aku yang mengambilkan nomor atrian.” Ucap Sehun lalu berjalan menuju loket untuk mengantri.

Sehun ingat setidaknya dulu ia sangat sering berkunjung kemari untuk merawat Taeyeon yang koma setelah kecelakaan, jadi ia tak terlalu asing k=dengan keadaan Rumah Sakit yang terkesan monoton tapi sangat ramai ini.

Hingga gilirannya pun tiba dan Sehun mendapatkan nomor antrian 107. Pria tinggi itu hendak kembali menuju dimana sang istri menunggu sebelum—

 

“Presdir Oh?”

Sehun mengenalinya sebagai suara yang tak asing. Dan ketika ia menoleh ke sumber suara, dia melihat sesosok yang familiar sedang mengenakan pakaian dinas dan tersenyum ke arahnya.

“Dokter Cho… lama tidak bertemu.” Sehun mengulurkan tangan kirinya dan langsung dijabat oleh Kyuhyun.

“Y-ya… lama tidak bertemu, adi sejak kapan anda kembali ke Seoul?”

“Sekitar dua minggu yang lalu, Dokter.”

Tak lama setelahnya, Cho Kyuhyun pun mengedarkan pandangannya, ke kanan dan kiri seolah mencari sesuatu. “Apakah anda sendirian, Presdir?”

“Ah, tidak— aku bersama Taeyeon tentu saja.”

“O-oh? Apakah anda mengantar Kim Taeyeon? Apa dia yang sakit?”

Pertanyaan bertubi-tubi dari dokter tampan itupun mebuat Sehun tersenyum, “Bukan sakit, dokter… tapi kami akan memeriksakan kehamilan pertama Taeyeon.”

Tak sadar Cho Kyuhyun mengangkat sudut bibirnya, “Benarkah? Selamat kalau begitu, Presdir.”

Dan selagi kedua pria tampan itu tengah asik berbincang, Taeyeon pun menyadari kedatangan mantan dokter pribadinya tersebut. Bagian terdalam dadanya serasa diremat dengan timah hangat, ada perasaan rindu bercampur dengan bersalah seolah kian menggerogoti hatinya. “Dokter Cho…” ucap Taeyeon dan seketika Cho Kyuhyun menoleh ke arahnya dengan senyuman polos khas dokter tampan tersebut.

 

Aku berhenti tak berdaya di ujung jalan; menatap dedaunan yang gelap dan dengan serakah mengembuskan aroma lelehan yang lembab dan terkesan mencekam, dimana sesuatu dalam diriku merespons dengan sapaan.

.

.

.

-END-

Author Note:

Udaah yaa epilognya sampe segini aja, ntar malah kebablasan terus nambah konflik baru, terus gak jadi end kan tambah lucu hahaha..

Manis-manisnya udah dan nostalgianya pun udah. Sip.

Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca karya Sine yah..^^ see you in my other fanfics!

Regard.

-Keiko Sine

Iklan

33 thoughts on “Roman Scandal [Epilog]

  1. Ping-balik: Roman Scandal [Epilog] | All The Stories Is Taeyeon's

  2. Oke
    …ninggalin jejak d sini aja kalik ya..
    😘😘😘 puas ama adegang uhuk ehem a chinggu..
    & pertanyaan q seputar perasaannya taeyeon sdh terjawab..
    Khamsamidha..

    Suka

  3. Happy ending 👍👍👍 astaga yg dibawah umur tolong kondisikan bacanya 😂 selalu menarik, ditambah chapter ini banyak sweetnya kan jd senyum gaje sendiri haha. Duh dulu sempet mau nanya, sehun-taeyeon kalo sering gituan kok ga hamil2 ya? Apa karna sakitnya taeyeon jd pengaruh? Tp ekhem dichapter ini sehun bisa buat taeyeon hamil juga lol. Btw makasih loh udh bikin ff sekeren ini. Aku tunggu karya lain khusus cast taeyeon-sehun hehe

    Suka

  4. hot banget….tp aku msh engga ngerti gimana penyelesaian perselingkuhan sehun…mungkin ada di part yg di protec ya….
    tp ada kalimat dua insan yg baru menikah…..tp kan itu setahun kemudian…jd cerita sebelumnya mereka belum menikah? atau mereka sempat bercerai tp menikah lg?

    Suka

  5. Blm baca chap end karna msh diprotect trs email mnta pass blm dibales 😩
    Cusss ke epilog ya ampuun adegan 18+ 😱😱😱 tp aq syuka wkwkwk asal taeyeon endingx ama sehun adegan apa aja bebas lah thor… 😝😝😝 apakah ada sequel ??? Klo ad ditunggu thor keren ff x

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s