Roman Scandal [Chapter 6]

RomanScandal

Roman Scandal, by Keiko Sine

Genre: Romance – Marriage Life – Riddle || PG-NC

Chaptered

Casts:

Kim Taeyeon, Oh Sehun, Cho Kyuhyun

Others.

DO NOT COPY OR PLAGIARIZE!

STORYLINE AND POSTER BELONG TO KEIKO SINE.

Disclaimer: Chapter ini saya khususkan untuk point of view Sehun dan Kyuhyun.

.

.

“—after someone hurts you, you’re not the same anymore.”

**

(Kyuhyun’s POV.)

Apakah kau pernah merasakan jatuh cinta lalu dilupakan? Atau jatuh cinta lalu diabaikan? Aku pernah merasakan semuanya. Layaknya mimpi buruk yang menghantui waktu tidur— dan tak mengizinkanmu untuk bangun.

Ini terjadi beberapa tahun lalu saat aku masih duduk di bangku ke dua Sekolah Menengah Atas. Aku yang begitu polos dan tulus, harus merasakan bagaimana jatuh dan terluka.

Gadis itu meninggalkanku terduduk sambil memegangi kedua lututku sendiri di ujung ruang kelas. Mengatakan bahwa menerimaku sebagai kekasihnya hanya karena rasa ‘kasihan’ nyatanya dapat membuatku begitu terluka waktu itu.

Aku tak dapat mengatakan apapun padanya. Tatapan mata benci bercampur dengan iba itu terlalu menakutkan untuk kutatap lebih lama, jadi aku menunduk, memperhatikan ujung sepatuku.

Aku juga tak bisa menyalahkannya begitu saja. Karena pada saat itu— tak ada alasan yang kuat untuk menahannya tetap di sisiku. Dia layak mendapatkan yang lebih baik dariku.

Hingga keesokan harinya aku menemukan gadis itu berada di dalam sebuah mobil yang sama dengan Kang Minhyun, anak satu sekolahku yang terkenal karena tampan dan kaya. Lelaki itu sempurna, dia seolah memiliki segalanya.

Dan kurasa aku telah mati rasa.

Aku tak dapat berekspresi seperti apapun pada saat itu ketika melihatnya.

Hatiku telah mendingin seperti gumpalan es pada musim salju— terkesan mencekat, tapi… rapuh.

Karena itu— aku terus menjalani kehidupan yang sangat membosankan seperti ini. Meskipun telah berganti tahun dan aku telah tumbuh lebih baik dari sebelumnya, aku selalu menolak semua gadis yang hendak mendekatiku, bahkan kencan buta yang telah direncanakan Eommakupun harus gagal total karena ulahku yang membuat mereka harus merasa jengkel.

Di kampus aku terkenal sebagai lelaki yang cerdas namun dingin. Teman dekatku, Eunhyuk si playboy pun berkata demikian. Entah mengapa aku tak memiliki sedikitpun ketertarikan pada semua gadis yang hendak mendekatiku pada waktu itu.

Aku benar-benar melakukan semuanya… hingga kencan buta yang direncanakan orang tuaku yang terakhirpun berakhir demikian. Dan kabar baiknya adalah— itu adalah usaha orang tuaku yang terakhir untuk menjodohkanku dengan wanita pilihan mereka. Kurasa mereka telah terlalu lelah untuk memaksaku.

Jadi… inilah aku.

Seorang lelaki pengecut yang mengharapkan kehidupan yang indah. Tapi sesuatu di dalam hatiku berteriak bahwa aku tak pantas mendapatkannya.

Tapi— tak bisakah untuk sekali saja aku merasakan cinta?

Cinta yang akhirnya kutemukan setelah bertahun-tahun. Pada seseorang yang telah mencuri perhatianku akhir-akhir ini. Seorang wanita yang kehidupannya telah dipalsukan oleh suaminya sendiri… bisakah? Dapatkah aku…?

Taeyeon-ssi?

 

.

.

-Roman Scandal-

.

.

 

(Sehun’s POV)

Aku terjaga malam ini. Masih mengharapkan adanya sosok wanita mungil yang biasa terbaring di sampingku.

Kuakui bahwa akhir-akhir ini hubungan kami terasa aneh dan tak sedekat biasanya. Aku juga pernah melihat beberapa kali istriku terbangun dari tidur malamnya, lalu menelan obat di atas nakas itu dalam sekali teguk.

Kurasa dia memang masih harus diobati… benar ‘kan?

Aku menghela napas, membaringkan tubuhku di atas tempat tidur dengan sedikit kasar. Alih-alih terlelap aku malah memperhatikan langit-langit.

Aku jadi ingat kisah-kisah masa lalu. Saat itu pada tahun terakhirku berkuliah di Dongsam University. Pada musim gugur, aku pertama kali bertemu dengannya di sebuah halte bus dekat kampus kami. Coat berwarna cokelat dan sepatu bots hitam membalut tubuhnya yang aku tahu tengah menggigil kedinginan. Kim Taeyeon dengan gelagatnya yang lucu tengah mengusap-usap kedua tangannya sendiri hingga meniupkan udara hangat dari mulutnya.

Tak beberapa lama berdiri di sana— aku dapat merasakannya memperhatikanku, sesekali melirikku dari ujung matanya. Sontak aku berjalan mendekat ke arahnya, berbicara pelan— terkesan berbisik, “Ada yang bisa kubantu, nona?”

Kim Taeyeon pada saat itu langsung memandang gugup ke arahku dengan mata besarnya, sangat lucu.

“T—tidak apa-apa…” jawabnya sambil sedikit terbata-bata.

Aku memundurkan tubuhku kembali. Sungguh lucu, pikirku. Dan kurasa itu adalah salah satu kenangan termanis tentang istriku.

Dan keesokan harinya aku melihatnya berjalan dengan seorang wanita tinggi berambut pirang, Victoria.

Juga entah kebetulan atau apa— salah satu temanku adalah sahabat baik Victoria. Tanpa basa-basi lagi akupun melancarkan aksiku.

Lewat beberapa koneksi dan usaha— aku telah mendapatkan nomor telepon dan alamat lengkap wanita itu… Kim Taeyeon.

Mengingatnya membuat dadaku terasa sesak. Aku mengulurkan tangan, mengusap tempat kosong di sebelahku. Malam ini— aku tahu aku telah membuat keputusan yang salah. Aku membiarkannya pergi malam-malam seperti ini tanpa membawa ponselnya.

“Kemana dia akan pergi malam-malam seperti ini?”

Aku melirik ponsel putih yang ditinggalkannya di atas nakas. Tanpa benda itu… akan sangat sulit untuk menemukannya.

Dan… haruskah?

Haruskah aku keluar juga dan mengejarnya?

Jangan bodoh! Kau mau kemana, idiot?!

Kalimat itu dengan secara tiba-tiba langsung terlintas di kepalaku.

Seperti pukulan keras akan kelakuanku yang bisa dibilang keterlaluan malam ini. Aku memejamkan mata, seolah menikmati rasa bersalah yang terus menggerogoti dalam dada. Kuakui aku bukanlah seorang pria romantis idaman kaum wanita. Tapi— aku juga bukanlah seorang yang seperti dikatakan istriku… membeli perhiasan untuk wanita lain.

Demi Tuhan.

Itu adalah hadiah untuk pegawaiku sebagai kado pertunanganya.

Dan— persetan!

Mungkin aku memang salah, mungkin— aku jadi harus sedikit lebih terbuka pada istriku sendiri. Aku tidak bisa terus menjalani kehidupan ego seperti aku masih melajang dulu. Aku— sudah berkeluarga dan memiliki istri.

Memang harusnya begitu. Seandainya dulu aku memberitahu tentang hal-hal sepele agar tak terjadi kesalahpahaman seperti ini.

Seandainya…

Dan entah mengapa aku mendadak membenci kata ‘andai’.

.

.

.

-To be continued-

Author Note:

Pendek? Jangan ditanya… udah tau weekk 😛

Di chapter ini aku khususin buat point of view nya para cowok-cowok sih… karena ada beberapa dari readers yg penasaran sama masa lalunya Kyuhyun & Sehun.

Dan doain ajah otak ini lancar buat nulis dan ngelanjutin next chapter hehehe.. biar agak panjangan dikit 😛

Mind to review?

Regard.

Keiko Sine https://thekeikosine.wordpress.com <= jangan lupa mampir ke blog pribadi Sine untuk membaca koleksi FF yg lain.. 😀

 

Iklan

38 thoughts on “Roman Scandal [Chapter 6]

  1. Wuaahh akhirnya terungkit juga masa lalunya.. dan muncul juga sehun or kyuhyuh pov..gpp thor skrg lg pov jdnya pendek tapi next chap panjangin yaa penasaran itu akhirnya taeng lari kemana setelah pergi dari rumah
    Ditunggu thor chap selanjutnya..
    Fightaeng^^

    Disukai oleh 1 orang

  2. Tetep Sehun soal dia suaminya tae. Tinggal masalalu tae nih kenapa dia kecelakaan. Jika dari awal Sehun kurang terbuka berarti tae emang takut berlebihan ama suaminya sendiri, gue jadi parno nama yang dikira selingkuhan sehun hanya ciptaan dia doang. Dokter mah di iyain aja tae ngomong apa. Si Kyu kenapa gak nanya dulu kebenarannya dulu sama suami tae. Kemana lagi perginya tae, neng pulang ya. Suamimu merasa bersalah

    Suka

  3. Ping-balik: Roman Scandal [Chapter 7] | KEIKO SINE

  4. Ping-balik: Roman Scandal [Chapter 7] | All The Stories Is Taeyeon's

  5. Ping-balik: Roman Scandal [Chapter 9/END] – KEIKO SINE

  6. Ping-balik: Roman Scandal [Chapter 8] | All The Stories Is Taeyeon's

  7. Ping-balik: Roman Scandal [Hidden Story] – KEIKO SINE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s