DEVOTION; Yoona Ver. [Chapter 2]

devotion-yoona2

Devotion by. Keiko Sine

{Yoona Ver.}

Marriage Life – Crime – Romance || PG-17

Casts:

Im Yoona (SNSD), Lee Donghae (SJ)

Choi Siwon, Kris Wu, Huang Zi Tao, Others.

Poster By: Babythinkgirl @ Poster Channel 

Fiction ini sudah pernah dipublish di FlyingncFF dan Blog pribadi author dengan versi Original Character, juga dengan nama author yang sama yaitu Keiko Sine.

PRE : [Teaser][Cp1]

Something wicked this way comes.“

***

Di sebuah ruangan bercat putih, seorang pria menatap layar computer dengan pandangan dingin. Beberapa kali jarinya bergerak lincah di atas keyboard hitam di hadapannya. Sebuah alamat situs yang di rekomendasikan Siwon, pria itu sempat menahan napasnya agar tidak meledak saat itu juga.

“Kris sudah bebas, eh?”

Khawatir menyerang pikirannya. Lee Donghae memang sudah tidak memiliki keluarga atau sesuatu yang berharga untuk ia lindungi, namun Lee Yoona— yang telah bertransformasi menjadi istrinya. Donghae hanya mengkhawatirkan wanita itu.

Penjagaan ekstra harus di kerahkan, jam malam, kalau bisa— ia akan menyewa bodyguard untuk mengantar Yoona kemanapun dan kapanpun.

#tok.. tok.. tok..

Seorang wanita menyembul dari balik pintu, kakinya yang kecil melangkah dengan sangat hati-hati, ekspresi ketakutan terpatri di wajah pucatnya, “CEO Lee, ada seseorang yang ingin bertemu anda.”

“Siapa?”

“Tuan Choi Siwon, saya sudah bilang kalau anda sedang sibuk tapi beliau—

“Biarkan dia masuk.”

Ne?” wanita itu mengangkat wajahnya. Bukankah tadi bosnya yang super dingin ini yang bilang sendiri bahwa ia tak mau diganggu. Wanita itu memprotes dalam hati, namun sedetik kemudian mengangguk paham, “Y-ya Sajang-nim.”

CEO plin plan, batinnya.

Jika saja ia tak diberi gaji besar di perusahaan ini, pasti ia akan mencari pekerjaan lain yang sekiranya tak menguras batin. Karena kadang emosi bosnya yang naik turun seperti remaja labil itu sedikit –atau banyak- merepotkan.

Sektretaris pribadi Lee Donghae itu melangkah keluar dan menutup pintu. Disambung dengan kedatangan sosok Choi Siwon yang kini berdiri dengan memasukkan tangan kirinya ke dalam saku celana.

“Kau sudah dapat pesanku?” tanya Siwon setelah ia menutup pintu, berjalan mendekati sahabatnya yang sedang duduk di kursi dan berkutat dengan pekerjaannya.

“Hm.” Jawab Donghae hanya dengan sebuah gumaman.

“Kau sudah mencari beritanya?” kepanikan jelas berada di ekspresi wajah Siwon, namun Donghae sebisa mungkin masih mempertahankan wajah datarnya. Bagaimana bisa seseorang melakukan hal itu.

“Ya, aku sudah. Dan hal ini membuatku gila.” Melepaskan pandangannya dari layar laptop, Donghae mengusap wajahnya frustasi. Tidakkah kau lihat jika Lee Donghae juga terluka?

Masa lalu seperti iblis yang kejam, menghantui mereka. Mengganggu waktu tidur, layaknya sebuah lullaby di film horror. Mereka tak dapat berbuat apa-apa untuk sekarang. Hanya waspada. Yeah, pada siapapun, karena siapapun orangnya dapat menadi anak buah Kris.

Kris mengincar Lee Donghae. Dan Donghae tahu itu. Beberapa masalah diantara mereka belum terselelsaikan.

“Apa yang akan kau lakukan?” mengambil tempat duduk di hadapan Donghae, dahi pria itu mengkerut. Berpikir keras. Meskipun Siwon tidak ada masalah serius yang menyangkut keberadaan Kris, tapi— Siwon adalah termasuk orang terdekat Donghae. Dan yang ia tahu, Kris akan menghancurkan siapapun yang berhubungan dengan Lee Donghae.

“Entahlah, bayangkan sekarang setelah Kris dinyatakan bebas dari penjara, dua investor perusahaanku meminta untuk membatalkan kontrak. Apa ini tidak keterlaluan?” ujar Donghae disela deru napasnya yang memburu, “Dan Yoona— aku harus melindunginya.”

“Ini sangat tidak masuk akal ketika satu orang dapat membuat kita semua menjadi takut.”

“Hm, aku tahu. Tapi inilah faktanya, seorang Kris Wu yang akan kembali mendapatkan kekuatannya..”

Siwon menggelengkan kepalanya pelan, tertawa akan kalimat yang baru saja dilontarkan sahabatnya. “Kau sibuk hari ini?”

“Tidak, kenapa?”

“Ingin menemaniku minum?”

..

..

..

Suara dentuman musik yang keras tak lagi terdengar memekakkan telinga karena mereka tengah berada di VIP room yang sengaja Siwon sewa. Pemilik club ini adalah Suho, yakni sepupu Siwon sendiri.

Sebotol champagne terletak di tengah meja, dan kini ketiga pria yang sedang menikmati minuman masing-masing mendesah pelan. Merasakan cairan panas yang mengalir ketika melewati kerongkongan.

“Kudengar Kris sudah kembali, hm?”

Ini lucu ketika semua orang mengenal Kris yang nyatanya bukan publik figur yang ternama. Dia hanyalah sosok yang kejam dan ditakuti. Namun semua orang seperti menganggapnya dewa.

“Begitulah.” Ucap Donghae tak bersemangat. Wajahnya telah berwarna kemerahan karena pria itu meminum champagne lebih banyak dari dua pria lainnya.

“Jika kau butuh orang suruhan, datang saja padaku. Aku mempunyai banyak orang-orang yang bahkan mantan atlete judo.” Suho menuangkan cairan lagi pada gelasnya yang kosong lalu meminumnya dengan sekali teguk, “Sshhh… aku akan memberimu potongan harga, tak perlu khawatir.” Sambungnya.

Donghae terkekeh, terlihat sedikit menyedihkan memang. Karena wajah datar tertekuk itu masih terus dipaksakan untuk tersenyum, “Tidakkah kau bisa sekali saja tidak membawa-bawa uang dalam percakapan kita. Bukankah kau sudah kaya?”

Siwon yang berada di antara dua manusia itu pun hanya menggeleng pelan.

Suho tersenyum, “Kaya itu relatif.”

“Tidak bisakah kita singkirkan percakapan tak penting ini? Aku hanya ingin minum dengan tenang.” Ujar Siwon yang sedari tadi terdiam.

.

.

-oOo-

Sedangkan di sisi lain, Yoona keluar dari ruangan dosen. Menenteng tas jinjingnya lalu berjalan ke arah dimana mobilnya terparkirkan.

#pip pip

Yoona melepas kunci pintu otomatis, lalu membuka pintu. Tangannya hendak menutup pintu tersebut sebelum—

#srett

Sebuah lengan kekar menahan tangan Yoona. Wanita itu sontak mendongak, mencari tahu siapa orang yang menahan pergerakannya. Dan ketika mata mereka bertemu, Yoona merasa dirinya melemas, “Kau—

“Bisa ikut aku sebentar?” ucap orang itu, tatapannya tajam tertuju pada Yoona.

Dan di sinilah mereka. Di sebuah café yang terletak tak jauh dari kampus Yoona mengajar. Duduk di kursi masing-masing, saling berhadapan. Kebisuan menghiasi pertemuan mereka.

“Apa yang ingin kau bicarakan?” ucap Yoona memecah keheningan.

“Aku hanya ingin bilang… “ lelaki itumenundukkan kepalanya, “Aku tahu ini sulit, tapi— pergilah ke luar negeri bersama suamimu, Yoona.”

“Apa yang kau bicarakan?”

“Kau tahu, Kris sudah bebas. Dan kemungkinan besar—

“Apa?— Kris…. Bebas?”

“Kau belum mendengar berita ini?”

Menggelengkan kepalanya pelan, “Belum, aku baru mendengar ini darimu, Tao.”

“Ikuti saranku. Pergilah ke luar negeri, sembunyikan identitas kalian, aku melakukan ini juga demi sepupuku.” Tao mengacak rambutnya, menggigit bibir, “Aku tidak bisa membiarkan Kris kembali dengan pekerjaan gelapnya, lalu dipenjara lagi.” Ada sebuah nada memelas pada suara Tao yang tegas.

“Aku— aku tidak bisa melakukannya. Semakin aku menjauh pada masalah, maka semakin panjang dan tak terselesaikan pula masalah itu. Aku akan tetap di sini, Tao. Akan lebih baik jika aku bertemu langsung dengan Kris, berbicara padanya, dan menyelesaikan masalah kami.”

“Kau tahu jika Kris tak suka berdiskusi.” Desis Tao.

“Aku pulang.”

Tak mengindahkan ucapan Tao, Yoona segera berdiri dan berjalan meninggalkan café tersebut.

***

Yoona tahu Donghae akan khawatir jika ia pulang terlambat. Bisa-bisa suaminya itu akan memintanya untuk berhenti menjalani pekerjaannya sebagai dosen, mengurungnya di rumah berhar-hari dengan maksud untuk ‘perlindungan diri’.

Ini konyol, namun beginilah Lee Donghae. Yang menganggap sesuatu yang menjadi miliknya adalah hal mutlak. Yoona keluar dari mobil, menyusuri basement. Berlari pun takkan merubah keadaan bahwa ia telah telat pulang 30 menit dari biasanya.

Memasuki lift yang kebetulan kosong, hingga tak membutuhkan waktu lama bagi Yoona untuk sampai ke lantai 15 apartment ini. Menggulung kemeja hingga batas siku, Yoona mempercepat langkah saat pintu apartmentnya mulai terlihat.

#Srett

Sepi? Apakah Donghae belum pulang?

Yoona melepas blazer, menyisakan hanya kemeja dan celana panjangnya. Ini menjengkelkan, kalau tahu Donghae sedangtak ada di rumah, ia bisa sedikit bersantai saat mengemudikan mobil tadi—

“Kau baru pulang?”

Hampir melompat dari tempatnya berdiri, Yoona memegangi dada. Benar saja—

“Aku bertanya, Yoona.” Ujar suaminya pelan, namun lelaki itu tidak dapat mempertahankan nada dinginnya. Lelaki itu berdiri sambil bersandar tembok, kedua tangan terlipat di depan dada.

“A-aku… baru saja bertemu seseorang.” Ujarnya gugup. Yoona menunduk, menyembunyikan wajahnya pada helaian rambut panjang.

Detik-detik terasa lebih lama. Sontak Yoona berpikir, siapapun tolong tarik dirinya menjauh dari suasana tak mengenakkan ini. Menyatukan tangan, Yoona menatap Donghae takut – takut dari ekor matanya.

Wajah lelaki itu mengeras dan bibirnya terkatup rapat sebelum berujar, “Dengan siapa? Komite dosen?” tanya Donghae masih berusaha untuk sabar.

“Tidak…” Yoona menggelengkan kepalanya ragu, haruskan ia berbohong, “A-aku bertemu dengan, Tao.”

Seketika Donghae membeku. Matanya terbelak, tak habis pikir akan wanita yang telah sah menjadi istrinya ini. “Apa?”

“S-sayang…”

“Kau bisa saja celaka, mengerti? Apa yang kau lakukan? Bertemu dengan orang berbahaya seperti itu… Yoona—

“Aku sudah mendengar tentang Kris… Donghae-ya, asal kau tahu, Tao membantuku. Dia memperingatkanku dan dirimu karena Kris sudah bebas.”

Menutup matanya rapat, Donghae mendesah pelan, “Aku tak tahu harus bereaksi seperti apa… aku hanya khawatir padamu.”

“Aku tahu.” Dan dengan kalimat itu, Yoona memeluk tubuh suaminya. Menenggelamkan wajahnya di dada bidang Donghae. Seolah di sana adalah tempat paling aman baginya untuk berlindung.

Seperti apa masa depan yang menanti mereka, keduanya menjawab tidak tahu. Hanya siapkan diri dan lakukan yang terbaik.

.

.

-TBC-

Author Note:

Maap short update 😀 yg penting dilanjut kan.

Okeehh… next dua chapter depan ada part NCnya, mau di protect apa gk? Apalagi mendekati bulan puasa gini ya wkwkwk.. daripada gw dosa, mending dipost dekat-dekat ini aja kan?

Mau di protect apa gak? SILENT READERS bertaubatlah.

Regard.

-KEIKO SINE https://thekeikosine.wordpress.com

Iklan

102 thoughts on “DEVOTION; Yoona Ver. [Chapter 2]

  1. author keikosine, thankyou for your update.. ditunggu next part’nya

    banyakin moment romance’nya yoonhae (yoona & donghae) dong, thor..

    Suka

  2. Ya ampun sejahat itu kah kris ..dan knp dia ingin menghancur kan donghae dan orng terdekat nya ? Dan tao sepupu kris kaya nya dia baik dan Q harap yoonhae mengikuti saran tao takut terjadi sesuatu pada yoonhae ☺ Q komen dsni ajja dech tdk di imyoonafanfaction next ya thor

    Suka

  3. Apa mungkin dulunya donghae sama kris rekan kerja juga?? Trus musuhan gtu..
    Tao itu keluarganya kris? Tp dia peduli sama Yoona dan Donghae juga..
    Boleh sih diprotect.. asal klo minta pw gk ribet2 yah thor 😁
    Ps : oh ya tdi msih ada ketikan “Sehun” yg mustinya “Donghae” kan.. hehe
    thank.. dtunggu next partnya

    Suka

  4. kenapa donghae harus gelisah denger kris sudah bebas.. lalu apa masalah donghae dan kris yang belom terselaikan?
    dan semoga aja kris ngak jahatin yoona, katanya yang berhubungan dekat dengan donghae akan dihancurin kris..

    ditunggu kelanjutan ff nya eonni..
    jangan di password yaa..
    smoga next chapter, banyak moment sweet yoonhae..
    segera diposting yaa kelanjutannya..

    Suka

    • hai karena mungkin beberapa chapter nanti sudah memasuki bulan puasa, jadi ada chapter NC yg bakal aku protect. utk mendapatkan passwordnya cukup kamu klik halaman [PASSWORD] dan ikuti petunjuknya. 🙂

      Suka

    • hai karena mungkin beberapa chapter nanti sudah memasuki bulan puasa, jadi ada chapter NC yg bakal aku protect. utk mendapatkan passwordnya cukup kamu klik halaman [ PASSWORD] dan ikuti petunjuknya. 🙂

      Suka

  5. baru tau ada ff ini 😍😍
    tapi kok pendek banget ya thor? bisa dipanjangin lagi ga chapter berikutnya??
    duh yoonhae ini juga manis manis kali ya, jadi diabetes ini yang baca hahaha
    ditunggu ya thor lanjutannya!!! FIGHTING😘😘

    Suka

  6. Ada apa sebenarnya dgn donghae dan kriss.?? Sampai kriss pengen hancurin donghae hidup donghae…
    Apa ini ada hub.an dengan yoona..??? *sok tahu
    Ditunggu next chapter nya….

    Suka

  7. emangnya apasih pekerjaan kris?? dia bos mafia jga? musuh donghae? dan knpa mereka (yoonhae & siwon, dll) takut bnget klo kris kmbali??

    Fighting!

    Suka

  8. Sbner.a s berbahaya apa siih kris itu?? Smua ktakutan krna.a ….dan yoonapun yg notabene dosen tkut sma dia,,, entah mngkin hbngan.a sma donghae kli… Next

    Suka

  9. Gpp pendek2 tp update cepet 🙂 tp kalau bisa crtnya yg pnjang eon #wkwkwk mian bercanda eon aku tau kok betapa menguras otak dan tenaga ketika bikin ff, next chap d tnggu ne? Fighting

    Suka

  10. uwaah jadi kriss yg jadi jahatnya disini. tapi kenapa? apa yg terjadi? sampe kris mau menghancurkan perusahaan donghae? bahkan dia juga membenci yoona. duh jadi takut yh diapa2in sama kriss. hae tolong jaga istrimu. malah uda berkeluaran jugak tuh orang.

    Suka

  11. Ping-balik: DEVOTION; Yoona Ver. [Chapter4] – KEIKO SINE

  12. donghae cinta banget sma yoona sampe segitunya mau nyewa bodyguard khusus jagain yoona 24 jam, tpi masih bingung apa hubungan ktis sma yoonhae

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s