The Soul [Chapter 2]

the-soul-by-morschek96_1

Tittle : The Soul

Author : morschek96

Horror || Misterry || Fluff || General

Cast : Oh Sehun, Choi Da Hye , Lu Han

Add Cast : Lay, Kai, Chanyeol, Hana (OC), Others.

Cr. Poster by missfishyjazz @ArtFantasy

Warning! Pastikan para reader memiliki imajinasi yg cukup tinggi untuk membaca FF ini. Jika tidak, bisa saya pastikan kalian akan bingung di tengah jalan.

 

[how it all began]

***

Sehun menghembuskan napas dalam ketidakpuasan ketika melihat gadis itu tak kunjung membuka mata. Gadis itu masih kalut dalam dunia alam bawah sadarnya, wajahnya terlihat kusut namun kecantikan masih dapat Sehun lihat disana. Tertidur dengan beralaskan rumput dan tanah. Ekspresi ketakutan yang gadis itu punya diwajahnya pun tak kunjung berubah.

Dahye terlihat sedang tertidur. Beristirahat namun tidak dengan apa yang dilaluinya di alam mimpi. Sehun mengetahui sebuah cerita, -mungkin agak berbeda- yaitu setelah bekerja sangat lama dengan seseorang yang hampir mirip dengan gadis ini… menderita, dan itu hanyalah permulaan.

Jika gadis ini dapat membuka mata itu adalah sebuah keajaiban untuk Sehun. “Lima menit 20 detik.” Sehun bergumam pelan, diam-diam terkagum akan gadis yang tengah berbaring dihadapannya. Karena biasanya seorang manusia biasa takkan dapat bertahan hidup lebih lama dari 1 menit di Argos.

Ekspresi Sehun terlihat terganggu ketika merasa sebuah bayangan berada di belakangnya. “Aku tidak sebodoh itu Kai.” Sehun bergumam sembari melihat ke sosok gelap itu. Memasang smirk kepada seseorang yang dianggap hebat ditempat ini. Kai memiliki badan yang lebih kokoh darinya, namu tingginya tak mencapai tinggi Sehun.

“Kau membawa jiwa terlemah dari apa yang bisa kau dapat ke Argos? Aku tidak yakin kalau kau benar-benar seorang idiot, atau kau sedang dalam masalah lagi?” Kai berujar pelan sambil menyentuh Dahye dengan ujung kakinya. Gadis cantik itu terlihat sekarat tak berdaya setelah menelan tablet yang diberikan Sehun.

Sehun kembali memasang smirk guna membuat Kai semakin tersulut emosi. “Aku tidak tahu sejak kapan kau menjadi pengikut Luhan. Karena yang ku tahu hanya Luhan yang mengetahui masalah ini.”

“Sehun aku tidak pernah peduli dengan siapa yang kau bawa ke wilayah kita tapi aku hanya tidak ingin kembali ke tempat sialan itu lagi. Kalau masalah ini sampai diketahui oleh ayahmu, dewa-dewa Argos aku akan secara pribadi langsung memb—“

“Kau akan apa? Membunuhku? Jangan terlalu membebani dirimu Kai, kau sudah kuanggap sebagai pertner terbaikku, tapi kau berpikir akan menghabisiku? Karena itulah kita nanti akan mendapat masalah.” Keheningan terasa beberapa saat, kata-kata mereka kalut dibawa udara yang terasa mencekat atmosfer disana.

“Dan gadis ini adalah?”

“Bukan siapa-siapa, hanya jiwa yang tersesat dan akan ku bawa ke tempat rahasia.” Ucap Sehun yang ditanggapi anggukan lemah oleh Kai.

“Baguslah, aku mempunyai pekerjaan bagus yang dapat ia lakukan di tempat kita.” Ujarnya lalu melenggang pergi. Dan disusul derap langkah yang semakin terdengar keras menuju ke arah Sehun. Shit! Siapa lagi yang datang?

“Jadi ini semua akan dimulai?” Suaranya yang lembut nan dingin dapat Sehun dengar dengan jelas, namun sosoknya tak terlihat diseluruh penjuru tempat. Sehun menutup mata, mencoba melihat dengan indera lain yang ia punya.

“Berhenti bermain-main Luhan.”

Luhan menampakkan sosoknya, lalu tersenyum miring. “Kalau gadis ini hanya akan kau jadikan permainan lebih baik kau segera membawanya ke tempat rahasia atau tentara Argos yang menemukan kalian akan segera membunuhnya.” Luhan berjalan mendekat. “Gadis ini memang cantik, tapi kurasa takkan dapat bertahan lama disini.”

“Luhan, dia special.”

Luhan menutup mata dan menarik napas dalam-dalam. Tak ingin terlalu lama mendengar penjelasan Sehun yang nonsense. “Cepat bawa gadis ini ke tempat rahasia, dan pastikan bahwa tidak ada seorangpun yang mengetahui ini. Kalau kau tidak ingin ayahmu tersenyum saat melihat gadis itu benar-benar tertidur untuk selamanya.”

Sehun menangguk, melihat ke arah gadis yang terbaring lemah berada di wilayahnya memang sesuatu yang buruk. Namun Sehun yakin bahwa gadis ini adalah orang yang Yejin dulu pernah maksudkan.

“Sehun— kalau gadis ini bukanlah orangnya, kita sama akan seperti menghianati Yejin.” Sehun tetap berjalan menjauh sambil membopong Dahye meskipun ia mendengar apa yang Luhan katakan.

“Mungkin telepatimu tidak bisa mengenali seseorang yang special seperti dia?”

“Dengar, kita tidak sedang berbicara tentang Yejin saat ini. Dia tak lagi disini bersama kita, dan dia bukan siapa-siapa..!” Luhan berteriak frustasi, Sehun menatapnya tak percaya.

“Yejin adalah teman kita dan kekas—“

“Yejin bukanlah siapa-siapa, terutama bagiku.”

“Luhan, jangan marah padaku.” Sehun bergumam ketika dilihatnya Luhan melangkah menjauh dan menghilang ketika pada langkah ketiga.

Sehun bergumam cuek sambil terus berjalan mengabaikan Luhan. Lalu menghilang dibalik sebuah pohon besar yang diyakini sebagai pintu ke tempat rahasia mereka.

***

Dahye berteriak ketika air terus saja memasuki hidung dan mulutnya, ia mencoba untuk membuka pintu mobil itu, sangat sulit apalagi mobil yang ditumpanginya telah setengah tenggelam. Melihat dengan panik kearah supirnya dengan darah yang mengalir pekat disekitar tubuh. Dapat Dahye pastikan lelaki itu telah benar-benar meninggal.

Berhasil, ia dapat membuka pintu yang berada disebelah kanannya, mencoba menarik napas dipermukaan air ketika ia melihat seseorang dengan memakai gelang yang sama dengannya telah mengambang tak jauh dari mobilnya tenggelam. Itu adalah Yejin, kakak perempuannya.

Dahye merasa sangat bodoh dan tidak berguna, ia telah membiarkan saudara satu-satunya meninggal. Sebuah suara sirine ambulance terdengar dan orang-orang berseragam putih segera membantunya keluar dari air. Sebuah hal terakhir yang dapat ia ingat sebelum kegelapan merenggut pengelihatannya, ia pingsan.

***

“Sehun kau yang lebih banyak tahu, kita tidak bisa mengambil darah manusia biasa yang tergolong lemah dan memberinya darah kegelapan seperti kita. Bagaimana kalau seseorang memintanya untuk menunjukkan kekuatannya? Seperti ayahmu? Dia akan benar-benar membunuh gadis ini bahkan sebelum berucap satu kata pun.”

Dahye mendengar suara yang asing ditelinganya, suara seseorang lelaki yang berat.

“Diamlah Chanyeol, atau aku akan mengusirmu.”

Dahye mengenal suara ini. Terasa familiar ditelinnganya

Chanyeol menggelengkan kepala, merasa tak paham dengan jalan pikiran temannya yang satu ini.

“Chanyeol percaya padaku, gadis ini akan memberi kita keberuntungan dan akan membantu kita.”

Dahye mengasumsikan kedua orang yang hanya dapat ia dengar suaranya ini sedang berdebat. Seseorang bernama Chanyeol dan Sehun.

“Bagaimana kalau dia bukanlah orangnya? Bagaimana kalau kita sudah terlanjur memberinya tattoo, symbol, kekuatan, dan itu semua sia-sia?”

“Chanyeol!!” Sehun berteriak geram kepada temannya. Membuat Dahye sadar akan dunia sepenuhnya, dengan perahan Dahye membuka mata. Melihat pemandangan dengan sebuah ruangan bercat gelap dan terdapat dua orang lelaki sedang menghadap kearahnya.

“Oh, kau sudah bangun. Jadi ayo kita mulai saja.”

“A-aku bahkan tidak percaya dia dapat hidup di wilayah kita.” Chanyeol berkata kagum.

Sehun mendekat dan memberikan sebuah kotak kepada Dahye. Melihat kearah dua lelaki itu, ketakutan menjalari tubuh Dahye ketika mengingat apa yang terjadi setelah ia menelan satu dari pil yang ada di kotak itu, dan membawanya pada kerunyaman ini. Orang yang bernama Sehun itu telah meracuninya!

“Kau monster!” kata-kata itu keluar dari bibirnya yang kering. Terlihat Chanyeol yang memutar bola matanya jengah dan Sehun yang tersulut emosi mendengar kalimat itu.

“Katakan sekali lagi dan aku tidak akan berlaku baik padamu.”

“Ayolah Sehun dia hanyalah manusia biasa, dan kalau kau membunuhnya sekarang juga aku akan membawamu ikut bersamaku ke kuburan nanti malam.”

“Menjauh dariku! Aku memperingatkanmu!” Dahye berteriak sekali lagi ketika ia melihat Sehun lebih berjalan mendekat ke arahnya. Berharap dengan gertakan lemahnya akan membuat lelaki ini berhenti, namun tidak.

“Jadilah gadis yang baik dan penurut. Ini akan menjadi sesuatu yang menarik sebelum prosesnya dimulai.”

.

.

-TO BE CONTINUE-

Hai hai.. ini dia chapter 2nya 🙂 dan maaf ya kalau plotnya masih stuck disitu-situ ajah. Karena saya sengaja bikin ini cerita dibuat ngalir jadi gak buru-buru. Soalnya kan horror fantacy gitu, biar lebih ngena aja sih..

Jangan lupa juga kasih tanggapannya.. ok? 😀

Iklan

62 pemikiran pada “The Soul [Chapter 2]

  1. alfalathifa99

    jdi kakaknya dahye itu kekasihnya luhan?trus itu si dahye mau di apain sama sehun?uri sehunie jangan jahatin dahye ya??

    lnjut trus thor
    udah bgus koq 🙂 , lnjutnya jngan lama-lama ya thor 🙂

    Suka

  2. amelya

    aku udahh baca chap 1 di skf dan ff nya menarik jdi aku coba deh main keblog author…

    yejin itu kakaknya dahye lalu yejin pacarnya luhan?
    dahye mau diapain sma sehun

    Suka

  3. oww,, yejin kakaknya dahye dan pacarnya luhan??
    tapi luhan kq kayaknya nggak ngakuin yejin?? apa gara” yejin udah meninggal pas kecelakaan ntu?? ah gak tau ah, bingung,,,
    tapi ceritanya makin seru aja,, nextnya ditunggu,, 😉

    Suka

  4. Hani

    Hello eonni, aku reader baru, 97l ^ Ffny menarik, banyak yg masih misteri hhi, sehun itu sebenernya apa?
    aku bcanya langsung chap 2 di skf n chap pertamany di wp eon ini. Ditunggu next update. Fighting ~

    Suka

  5. makin penasaran ….
    masi bingung ….sehun luhan itu apa ? lalu yejin ? yejin itu siapa ? kekasih luhan ? lalu napa luhan ngga ngakuin gitu ? adohhh pusing !!
    mending ke chap slnjutnya …
    misi thor 🙂

    Suka

  6. Ping-balik: The Soul [Chapter 6] | EXO FanFiction Indonesia

  7. Ping-balik: The Soul [Chapter 7] | EXO FanFiction Indonesia

  8. Ping-balik: The Soul [Chapter 8] | EXO FanFiction Indonesia

  9. sehunwife

    sebenernya sehun apaan sih, doh penasaran. werewolf kan? vampire kah?
    jadi yejin itu kakaknya dahye dan dia dulunya kekasih luhan? trs kenapa luhan gamau sehun nyebutin yejin?

    Suka

  10. Baby Tippa

    ceritanya menarik nih,trs itu dahye mau dijadiin apa sebenernya yaahh heemm sehun mah yee *eh ini apa* *kenapa gue* *abaikan ceritanya keren bagus. lanjutkan

    Suka

  11. Aff

    Masih belum ngerti alurnya gimana:’3 /lemot/
    jadi yejin itu kakaknya dahye’-‘ yejin itu juga kekasihnya luhan, tapi udah meninggal.-.
    Lanjut baca duluuu dah

    Suka

  12. Ahh tadi baca chp 1 di exo fanfic ternyata ga nyaman jd baca disini aja degh siapa tau authornya ngecek dan baca komentar aku :v
    paling suka kalo author yg ga mengabaikan readersnya tuh..

    The Soul 2 pendek banget.. Tpi diksi yg kamu tuangkan di chp 1 bagus banget lho beneran… Jdi alurnya ga terkesan biasa2 saja.

    Dan apa iya ini fantasi ga ada romancenya? Cuman fluff doang mh kurang gregert gimana gitu 😀
    ..
    Ok, mau lanjut baca next chapter..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s